PENINGKATAN SDM WISATA DI TNBS

0
67
Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata di M. Sabak

Jambi, 12 Juli 2019. Salah satu upaya dalam meningkatkan manfaat taman nasional bagi masyarakat sekitar kawasan adalah pengembangan  ekowisata berbasis masyarakat. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pengelolaan dapat berperan sebagai pemandu wisata, penyediaan sarana akomodasi (home stay), konsumsi, transportasi maupun penjualan berbagai hasil kerajinan khas setempat sebagai souvenir.

Keberhasilan pengembangan wisata berbasis masyarakat di taman nasional antara lain ditentukan oleh tersedianya SDM dengan kapasitas yang memadai, baik SDM pengelola sebagai regulator dan fasilitator maupun SDM masyarakat sebagai operator wisata, agar usaha wisata dapat terus berlanjut dan kelestarian kawasan beserta keanekaragaman sumber daya alam hayati di dalamnya tetap terjamin.

Dalam upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia pengelola wisata di taman nasional, Balai TNBS  mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui serangkaian kegiatan pelatihan yang meliputi  pengiriman dua orang anggota masyarakat desa sekitar kawasan (Sungai Rambut dan  Telago Limo) ke Jogjakarta untuk mengikuti pelatihan pengembangan desa wisata pada bulan Mei 2019, pelatihan tata kelola desitinasi wisata yang diikuti oleh lima orang petugas TN dan sepuluh orang masyarakat sekitar kawasan pada bulan Juni 2019 di Muara Sabak dengan narasumber dari Indecon, pelatihan pemandu wisata treking bertempat di Markas Bridalkarhut TNBS yang diikuti oleh 10 orang petugas TNBS dan 15 orang masyarakat sekitar kawasan dengan narasumber Khrystyna Krassowska (idGuide) dan Noor Hidyaat (Praktisi wisata/Warna Indonesia) pada bulan Juli 2019.

Hasil diskusi dengan Dinas Pariwisata Kab. Tanjabtim dan narasumber (idGuide dan Warna) sebagai rencana tindak lanjut pasca pelatihan pemandu wisata tracking akan dilakukan : pendampingan terhadap SDM masyarakat yang telah dilatih, pembentukan kelembagaan wisata, penyusunan paket wisata, penjajagan kerjasama dengan idGuide dan lembaga pendidikan pariwisata dalam rangka peningkatan kapasitas SDM lebih lanjut melalui program magang di TNBS serta pengiriman SDM masyarakat dan TNBS dalam program magang di idGuide.

Saat ini sarana prasarana wisata yang telah dibangun oleh TNBS di kawasan Berbak meliputi jalur treking di hutan rawa gambut sepanjang 500 m pada tahun 2017 yang kemudian diperpanjang menjadi 1 km pada tahun 2018. Jalur treking tersebut dilengkapi dengan toilet, shelter dan tempat pendirian tenda. Pada tahun 2018 Zoolgical Society of London (ZSL) sebagai salah satu mitra TNBS melengkapi jalur treking tersebut dengan membangun pos pengamanan yang juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana akomodasi dan menara pantau.

Sumber : Balai TN Berbak dan Sembilang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here